//
you're reading...
Uncategorized

Pembangunan Bandara Kuala Namu Terancam Terbengkalai,Akibat Menggunakan Material Dari Galian C Ilegal

https://i1.wp.com/lif1.com/wp-content/uploads/2011/07/small_19Kuala-Namu.jpg

Pantauan koresponden, di lokasi Pembangunan Bandara Kuala Namu yang terletak di Kecamatan Beringin dan Pantai Labu. Terlihat sekira dua unit alat berat doser yang sedang berkerja menggeser material pasir. Namun, puluhan truk yang biasanya mengangkut material pasir yang berasal  dari pemasok terlihat parkir disebelah Selatan lokasi bandara. Disebutkan kondisi “mengangurnya” truk pengangkut pasir itu telah berlangsung sebulan terakhir.

Sementara, Kondisi areal runway yang baru tertimbun oleh material pasir sungai masih sekira  700 meter. Kondisinya telah dipadatkan mengunakan alat berat “geleder”. Dilokasi yang sama sebagian pekerja yang dipekerjakan terlihat duduk-duduk ditenda yang sengaja dipasang menanti material pasir yang diangkut truk.

“Inilah bang, sudah hampir tiga pekan kami menunggu pasokan pasir,” bilang pekerja penimbunan runway yang mengaku bernama Marwan. Secara terpisah, Pejabat SPM Satker Departemen Perhubungan Udara Sigit Widodo, menjelaskan perkerjan penimbunan runway memasuki tahap ke 2. Tahap pertama telah berlangsung tahun 2009 silam dengan mengunakan pasir laut yang diambil dari pantai Pantai Labu.

Untuk tahap ke 2 membutuhkan waktu sekira 22 bulan. awal pekerjanya awal bulan Januari tahun 2011, diperkirakan selain November tahun 2012. “sesuai jadwal tahun 2013 Bandara siap dioperasikan,”bilangnya.

Dilanjutkanya, setiap pelaksanaan pekerjan pembangunan baik proses penimbunan sesuai dengan prinsip efesiensi Biaya, Mutu dan Waktu (BMW). Biaya penimbunan runway saat ini sekitar Rp 400 miliar yang bersumber dari APBN.

Selain itu Pemkab Deli Serdang menghentikan kegiatan penambangan galian C tanpa izin.”Pekerjan dihentikan sambil menunggu kontraktur mengurus izin galian C,”bilangnya. Secara terpisah Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars menyatakan bahwa Pemkab Deli Serdang sedang berkoordinasi dengan pihak PT Waskita Yasa  membicarakan serta mencari solusi mengatasi terhentinya pasokan pasir.(ARI/KLIKTV)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Juli 2011
S S R K J S M
    Agu »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Statistik Blog

  • 8,666 hits
%d blogger menyukai ini: