//
you're reading...
Uncategorized

Mahasiswa Desak SBY-Boediono Turun

https://i1.wp.com/www.tubasmedia.com/wp-content/uploads/2011/07/240711-HL1.jpg

JAKARTA, (kliktv) – Belasan mahasiswa di Jalan Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Daerah Makassar menuntut Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) mundur dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Selain bertujuan menurunkan SBY beserta wakilnya Boediono dari jabatannya, unjuk rasa juga mendesak agar pemerintah segera menuntaskan kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Peserta unjuk rasa yang terdiri dari 16 orang ini merupakan perwakilan dari Front Mahasiswa USNI, AMANAD UBK, UKI dan UMT. Mereka mengecat tubuh mereka dengan cat berwarna putih disertai tulisan-tulisan terkait beberapa kegagalan SBY dan Boediono selama masa pemerintahannya dengan cat merah.

“Itu merupakan suatu simbol sosialisasi kepada masyarakat Indonesia, terlalu banyak kegagalan yang dialami oleh pemimpin kita, yaitu Presiden SBY serta wakilnya Boediono,” ujar Jati, koordinator unjuk rasa.

Mereka melakukan aksi tersebut berdasarkan banyaknya kasus-kasus yang tidak mampu diselesaikan oleh Presiden SBY seperti masalah pengangguran, korupsi, termasuk kasus Century yang hingga saat ini belum bisa tuntas.

Selain itu, mengenai kasus korupsi Wisma Atlet yang dilakukan kader-kader partai yang berkuasa, dan kasus-kasus lainnya, Jati menuturkan, SBY tidak mampu menyejahterakan masyarakat Indonesia. Hal ini melihat kenyataan barang-barang pokok yang harganya melonjak tinggi.

Jati mengatakan, pemerintah memang tidak serius untuk menuntaskan semua kasus korupsi di Indonesia. “SBY tidak lagi ditolerir, SBY harus turun sekarang juga. Dan sampai kapan pun, kami jaringan kampus akan terus menyosialisasikan perlawanan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melawan,” katanya.

Sementara itu dari Makassar dilaporkan, Ketua KAMMI Daerah Makassar Rahmat Hidayat di Aula Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Makassar menilai SBY gagal dalam mengelola bangsa. Pasalnya kesejahteraan rakyat yang dijanjikan sampai saat ini tak terlihat. Tetapi rakyat makin miskin.

Paling parah menurut Rahmat yakni kasus pemberantasan korupsi yang tidak jelas. Dalam hal ini kasus korupsi yang melanda partai presiden tersebut. Sementara sejak awal kepemimpinannya, SBY sudah menyatakan perang terhadap korupsi. Namun, hal itu hanya cerita belaka dan tak bisa dipercaya.

Harusnya SBY secara tegas bertindak selaku presiden untuk menuntaskan persoalan itu tanpa pandang bulu. “Kami tuntut presiden SBY untuk mundur karena gagal, termasuk gagal mengurus partai yang mengantarnya ke kursi presiden,” jelasnya.

Rahmat juga menambahkan saat ini harus ada upaya penyelamatan pemimpin muda. Pasalnya melihat kasus Anas Urbaningrum yang terseret pada isu korupsi memberikan kesan buruk pada pemimpin muda.

Sebaiknya Ketua Umum PD, Anas mesti legowo mundur ketika terbukti bersalah. Persoalannya ketua PD itu adalah orang muda yang ketika tak berani berkata jujur, masyarakat akan semakin tak percaya pada pemimpin muda.

“Ini akan jadi preseden buruk bagi pemimpin muda karena masyarakat akan menyamakannya dengan pemimpin tua yang bersikap status quo, korup dan tak berpihak pada rakyat,” jelas Rahmat. (red)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Juli 2011
S S R K J S M
    Agu »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Statistik Blog

  • 8,669 hits
%d blogger menyukai ini: