//
you're reading...
Uncategorized

Gatot Tak Bisa Jamin Bandara Kualanamu Selesai Akhir 2012

https://i1.wp.com/www.portibionline.com/foto_berita/12gatot1.jpg

MEDAN (kliktv): Meski persentase pembangunan Bandara Kualanamu sudah mencapai 75% tetapi Pj Gubsu Gatot Pujonugroho, ST tidak berani menjamin jika  pembangunan bandara pengganti Bandara Polonia Medan itu selesai pada akhir 2012 sesuai target.
“Itu membutuhkan doa temanteman. Namun, Pertamina, PLN dan PDAM sudah clear,” kata Gatot usai rapat evaluasi dan koordinasi dengan seluruh satuan kerja  (Satker) pembangunan Bandara Kualanamu dan instansi lain seperti Pertamina dan PLN, di Ruang Beringin Pemprovsu di Medan, Kamis (4/8).
Dia mengatakan, pihaknya akan memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sumut dan Pemkab Deli Serdang untuk membahas percepatan  dalam pelepasan tanah untuk akses jalan nontol menuju Bandara Kualanamu.
Manager Project Implementation Unit Bandara Kualanamu, Joko Waskito mengatakan, pihaknya mengharapkan adanya konsep penataan ruang di sekitar lokasi  pembangunan Bandar Udara Kualanamu. “Sangat diperlukan karena ada potensi bahaya,” katanya.
Menurut Joko, tata ruang di sekitar lokasi pembangunan Bandara Kualanamu sangat merisaukan karena dapat menimbulkan masalah di kemudian hari. Dia  mencontohkan banyaknya bangunan, baik perumahan warga maupun gedung layanan umum yang berada tidak jauh dari landasan pacu Bandara Kualanamu.
Keberadaan berbagai bangunan tersebut sangat dikhawatirkan dapat mengganggu maneuver pesawat yang akan beroperasi di Bandara itu. Selain itu, kondisi  tersebut juga dikhawatirkan mengganggu masyarakat karena diperkirakan akan terus mengalami kebisingan dari suara pesawat terbang.  “Khawatirnya nanti  masyarakat akan selalu mengalami kebisingan,” katanya.
Dia menambahkan, penataan ruang itu juga diperlukan karena masyarakat di sekitar Bandara Kualanamu tersebut sangat rentan dengan banjir. Selama ini, lokasi  pembangunan Bandara Kualanamu itu merupakan tempat penampungan air jika di daerah tersebut menerima debit air dalam jumlah besar, baik karena hujan  maupun air pasang.
Setelah adanya pembangunan Bandara Kualanamu dan peninggian tanah di sejumlah lokasi, dikhawatirkan air tersebut beralih ke pemukiman warga sekitar.
Menanggapi hal itu, Pj Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho mengatakan, pihaknya telah mempertanyakan hal itu kepada Bupati Deli Serdang Amri Tambunan.  Pihaknya mendapatkan informasi jika Pemkab Deli Serdang telah memiliki komitmen untuk mengatur tata ruang di sekitar Bandara Kualanamu secara terintergasi.  “Semua berkeinginan agar Kualanamu memiliki ‘wajah’ yang menggambarkan wajah Sumut,” katanya.
Menurut Gatot, pihaknya secara rutin melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi mengenai perkembangan dalam pembangunan Bandara Kualanamu. Hal itu  dilakukan agar pihaknya selalu mendapatkan informasi terkini sehingga tidak melewati jadwal yang telah direncanakan.(sumber waspadamedan.com)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Agustus 2011
S S R K J S M
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Arsip

Statistik Blog

  • 8,669 hits
%d blogger menyukai ini: