//
you're reading...
Uncategorized

Galian C merusak saluran irigasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Namo Suro, Kecamatan Sibiru-biru.

Medan. Ratusan petani mengatasnamakan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) mendatangi Mapolda Sumut, Kamis (8/3) petang. Massa melaporkan aktivitas galian C yang dianggap telah merusak saluran irigasi mereka di Desa Namo Suro, Kecamatan Sibiru-biru.

T.Ginting, anggota P3A menjelaskan, laporan tersebut dilakukan karena keluhan yang pernah disampaikan ke Polsek Sibiru-biru tidak pernah ditanggapi.

“Galian C itu sudah beroperasi sekira dua tahun dan lokasinya sangat berdekatan dengan saluran irigasi sawah seluas 160 hektar milik warga,” terang Ginting.

Dikatakan, akibat galian C itu, air pengorekannya malah dibuang melalui beberapa pipa yang dibuat dengan cara menjebol beton irigasi milik warga. Khawatir beton tersebut rusak, maka warga melaporkan ulah para pekerja galian C ke Polsek Sibiru-biru tetapi sampai saat ini tidak pernah ditindaklanjuti.

Puncaknya, lanjut Ginting, Kamis (8/3) sekira pukul 09.00 WIB sejumlah pekerja terlihat kembali melubangi beton irigasi milik warga dengan memasukkan beberapa batang pipa. Tetapi aksi itu dapat dicegah kemudian langsung mengamankan pipa tersebut guna dijadikan barang bukti untuk membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut.

Warga berharap, pihak kepolisian dapat menindaklanjuti galian C karena telah merusak saluran irigasi milik petani. Sebab, jika dibiarkan dapat menyebabkan erosi.

Banyaknya galian C di wilayah Namorambe juga dikeluhkan masyarakat. Seperti masyarakat yang melintasi Jalan Karya Jaya. Pasalnya, setiap hari nyaris puluhan truk mengangkut hasil galian C hilir-mudik di kawasan tersebut.

Akibatnya, jalanan diduga semakin cepat rusak akibat beban berat yang dibawa truk tersebut. Selain itu, kendaraan berbadan besar ini juga menimbulkan abu.

“Belakangan memang semakin banyak truk yang membawa galian C dari Namorambe yang melintas di kawasan ini. Kita berharap, Pemkab Deliserdang meninjau kawasan tersebut karena menimbulkan kerusakan lahan. Selain itu, Pemko Medan diminta juga tegas sebab jalan yang sudah bagus dikhawatirkan cepat rusak,” pinta Ruslan.

Sumber : Analisa.con

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Maret 2012
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Statistik Blog

  • 8,666 hits
%d blogger menyukai ini: