//
you're reading...
Uncategorized

Sumatera Utara “Program PAUD Masih Rendah Dan Memprihatinkan”

MEDAN-Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sumatera Utara sangat  memprihatikan. Pasalnya, dari dua juta jumlah anak usia dini yang ada di daerah ini, hanya 10  persen terlayani.
“Hal Ini akibat tingkat partisipasi masyarakat Sumut pada program PAUD masih rendah. Padahal  target 2015 mencapai 75 persen. Artinya, dari 2 juta anak usia dini, maka 1,5 juta harus sudah  terlayani,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI)  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Lidya Freyani Hawadi, Kamis (8/3) di  Medan.
Untuk mencapai target itu, kata Lidya, semua pihak di Sumut harus memberi kepedulian pada  program PAUD. “Kita harus bahu membahu menyebarluaskan program ini, sebab dana untuk program  ini cukup besar,” tegasnya.
Di tingkat nasional, sudah lebih 50 persen yang terlayani. “Ditargetkan, 75 persen program ini  sudah menjangkau seluruh wilayah di Indonesia pada tahun 2015. Ini menjadi tanggungjawab kita  semua,” katanya usai membuka Gebyar PAUDNI sekaligus peresmian gedung Balai Pengembangan  Pendidikan  Nonformal dan Informal Regional I di Jln. Kenangan Raya Medan.
Selain peresmian gedung, acara juga dirangkai dengan berbagai kegiatan antara lain pameran  produk PAUDNI , seminar nasional, lomba untuk anakanak usia dini seperti fashion show,  mendongeng dan menggambar.
Lidya menambahkan, pemerintah memberikan perhatian besar kepada dunia pendidikan, terlebih  pada anak usia dini. Karena anak usia 06 tahun merupakan usia emas untuk menciptakan  generasi  berkualitas dimasa mendatang. “Secara nasional, jumlah anak usia dini yang sudah terlayani  mencapai 75 juta orang, “ tegasnya.
Bukti dari perhatian itu adalah alokasi anggaran untuk pendidikan cukup besar. Namun semua  pihak harus menyadari bahwa sasaran yang akan dijangkau sangat besar dalam upaya menciptakan  generasi siap pakai. “Ini visi Kementerian Pendidikan. Tujuannya agar terselenggara layanan  prima pendidikan nasional guna membentuk insan Indonesia yang cerdas, “ jelasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal Regional I Medan Dr  Kastum mengatakan, Gebyar PAUDNI 2012 tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap dua  tahun sekali.

Tujuannya untuk menumbuhkembangkan lembagalembaga PAUDNI, memotivasi dan mendorong lembaga ini  agar selalu menunjukkan eksistensinya serta mempublikasikan produk nyata yang telah  dihasilkan lembagalembaga PAUDNI kepada masyarakat.
Dengan gebyar ini, diharapkan terjalin hubungan kerjasama dan kemitraan yang lebih baik dan  lebih luas lagi. Diharapkan, Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal Regional I  Medan serta seluruh lembagalembaga PAUDNI  dapat menjadi motivator majunya pendidikan anak  usia dini.
”Kita berupaya memberikan yang terbaik untuk membangun masyarakat yang cerdas dengan  berkarakter yang baik, sesuai harapan bangsa ini, “ tegasnya.

Sumber : Waspadamedan.com

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Maret 2012
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Statistik Blog

  • 8,666 hits
%d blogger menyukai ini: