//
you're reading...
Uncategorized

Rekayasa Penculikan Suami Istri Asal Medan Terbongkar karena Kurang Lihai

istri-di-hotel_20150625_222144

MEDAN – Polisi berhasil membongkar rekaya penculikan yang dilakukan Bun Kiong (40). Hal itu diketahui dari pelacakan nomor telepon seluler istrinya, Liliswati (28), yang ternyata berada di kamar Hotel City In, Medan.

Melalui nomor telepon tersebut juga lah, istrinya diketahui memesan taksi lalu menginap di satu kamar hotel. Dari situ, penyidik langsung menekan Bun Kiong. Rupanya, Bun Kiong merekayasa penculikan istrinya sendiri demi bayar utang.

“Ketika dilakukan pemeriksaan, teryata Bun Kiong melakukan rekayasa penculikan dengan istrinya sepekan lalu. Tujuannya untuk membayar utang kepada temannya,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polresta Medan Iptu Adhi Putranto Utomo, Rabu (24/6/2015) siang kemarin.

Bun Kiong (40) bersama istrinya Liliswaty (28) di ruang pemeriksaan Reserse Kriminal Polresta Lantai II, Polsek Medan Baru, Rabu (24/6/2015) siang.

Bun Kiong bersama istrinya Liliswaty hanya bisa tertunduk di ruang pemeriksaan Reserse Kriminal Polresta Lantai II, Polsek Medan Baru.

Mata mereka tampak berkaca-kaca saat diperiksa penyidik. Pasangan suami istri ini terpaksa dibawa personel reskrim, lantaran ketahuan merekayasa penculikan.

Tujuan mereka melakukan rekayasa penculikan untuk mendapatkan uang, dengan cara meminta uang tebusan kepada keluarga sebesar Rp 20 juta.

Rekayasa penculikan ini terungkap saat Bun Kion bersama abang iparnya Willy mendatangi Polsek Medan Baru untuk melaporkan kasus penculikan sambil memperlihatkan SMS dari nomor 081264749xxx. “Isi SMS itu istrinya, Liliswaty, diculik, dan si penculik meminta uang tembusan Rp 20 juta,” kata Iptu Adhi.

Ia menjelaskan, karena kasus penculikan, penyidik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, dan meminta Bun Kiong jangan mengirimkan uang seperti yang diminta pengirim pesan singkat.

Pesan pendek penculikan yang direkayasa Bun Kiong dan istrinya, Liliswaty. (Tribun Medan/Jefri Susetio)

Untuk kepentingan penyidikan, polisi menyambangi kantor Liliswaty di Jalan Kejaksaan. Setelah mengumpulkan data di kantor Liliswaty, polisi mendapat informasi bahwa terakhir Liliswaty keluar kantor sekitar pukul 18.00 WIB.

Petugas langsung memeriksa taksi. “Kami meminta manajemen taksi apakah ada nomor Liliswaty memesan taksi. Ternyata benar. Ia naik taksi ke Hotel City In di Jalan Yose Rizal Medan. Petugas langsung bergerak ke hotel tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, Bun Kiong awalnya menolak ikut ke hotel, lantaran mendapat telepon orangtuanya sedang sakit. Namun, petugas memaksa Bun Kiong bergerak ke hotel guna mendapat informasi.

“Setelah kami tanya ke repsepsionis, Liliswaty ternyata memasan kamar 0609. Petugas memeriksa kamar tersebut, dan teryata Liliswaty di kamar sendiri. Jadi, memang tidak ada penculikan,” ujarnya.

Sumber : tribunnews.com

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Juni 2015
S S R K J S M
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip

Statistik Blog

  • 8,669 hits
%d blogger menyukai ini: